CATATAN:
1. Untuk menjaga privasi klien, sebisa mungkin kami tidak menyebutkan nama perusahaan yang menjadi bagian dari layanan kami.
2. Proyek-proyek yang ada dalam webpage ini hanyalah beberapa contoh dari seluruh proyek yang telah maupun sedang kami jalankan.


Penyamaan persepsi dari berbagai departemen.
Pelatihan berbasis gamifikasi ini berfokus agar bagian pemasaran yang biasanya selalu ‘menekan gas’ dapat berinteraksi secara baik dengan bagian keuangan yang biasa selalu ‘menjaga rem’. Dengan mengerti sudut pandang dari berbagai pihak, maka kedua departemen ini dapat mendukung pengembangan strategi perusahaan logistik yang ingin menambah jumlah daerah yang dikuasainya.


Mengembangkan mindset inovasi dan intrapreneurial spirit.
Walaupun sudah menjadi salah satu perusahaan obat terbesar di Indonesia, pemilik ingin mengembangkan mindset akan pentingnya mengupayakan inovasi. Untuk itu, dibutuhkan intrapreneurial spirit, yaitu semangat untuk melakukan upaya wirausaha untuk mendukung perkembangan perusahaan. Pelatihan berbasis gamifikasi ini menjadi kunci untuk membangun mindset dari para pimpinan perusahaan ini.


Mengenal pelanggan lebih dalam.
Pelatihan gamifikasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman pentingnya profil pelanggan dan bagaimana membuat profil pelanggan tersebut. Dengan perkembangan model bisnis yang sangat cepat, perusahaan manufaktur harus dibekali kemampuan ini, terlebih ketika berhubungan dengan pasar modern.


Membentuk mindset untuk future leaders.
Pelatihan gamifikasi ini adalah untuk memberikan bekal bagi para pemimpin baru dari lembaga kemahasiswaan. Upaya untuk menyatukan berbagai pemimpin agar tidak mementingkan diri atau divisi masing-masing menjadi suatu hal yang penting dalam mencapai tujuan organisasi. Untuk hal ini, diperlukan keterlibatan setiap peserta sampai mereka sendiri yang menemukan pentingnya mengutamakan kepentingan organisasi dan cara berkomunikasi dan bekerja sama dengan efektif..


Asesmen melalui gamifikasi.
Gamifikasi yang merupakan penyederhanaan konsep nyata dapat digunakan sebagai asesmen yang efektif. Dalam asesmen ini, yang dinilai bukan hanya penguasaan pengetahuan maupun keahlian dari peserta, tetapi attitude dari peserta juga menjadi satu hal yang dapat diamati, terutama bagaimana perubahan seseorang ketika menghadapi berbagai situasi yang berbeda. Dengan hasil laporan per orang dari proses gamifikasi ini, perusahaan atau organisasi dapat menentukan calon yang terbaik untuk menempati suatu posisi tertentu.


Pelatihan finansial untuk manajer non-finansial.
Jamiko mengadakan pelatihan berbasis gamifikasi untuk para direktur dan pemimpin berbagai rumah sakit. Aplikasi mengenai bagaimana memahami dan menggunakan informasi keuangan ke dalam praktek seharian di rumah sakit merupakan gamifikasi yang dijalankan. Di akhir sesi pelatihan ini, para peserta dapat memahami cara pengambilan keputusan berdasarkan informasi keuangan yang ada dengan mudah walau bidang mereka bukan keuangan.


Pelatihan mengenai bagaimana memulai bisnis.
Jamiko bekerja sama dengan suatu program magister manajemen memberikan pelatihan mengenai bagaimana memulai bisnis untuk para pengusaha muda yang tergabung dalam himpunan PINTI. Salah seorang mitra, yaitu Prof. dr. Jol Stoffers, Professor of Employability, menjadi pembahas di akhir sesi pelatihan.


Pelatihan membangun entrepreneurial university.
Jamiko menjadi salah satu mitra dari proyek yang didanai oleh pemerintah Belanda, yaitu dalam upaya membangun entrepreneurial university, di mana universitas siap menghasilkan pengusaha. Gamifikasi dipergunakan untuk mengubah mindset dari para pimpinan perguruan tinggi maupun pejabat pemerintahan dari berbagai negara di Asia.